Aku masih duduk di depan kosMelepas tatapan mata polos
Mencoba menagkap rahasia langit pagi, tapi selalu lolos
Mataku beralih ke kumpulan kencong
Merah muda
Merah
Ungu terong
Putih
Tanpa duri seperti pada mawar
Tidak angkuh seperti batang bougenvile
Tak semerbak seperti wangi melati
Tak anggun seperti rangkaian kamboja
Ada yang bertumpuk-tumpuk bersatu
Menambah kuat warna itu
Ada juga yang berbaur berpadu
Mencipta warna indah baru


1 komentar:
Bagus puisinya...sederhana tapi dalam
Poskan Komentar
Harap memberi komentar yang sopan.