Kembang Kencong

Rumah SastraAku masih duduk di depan kos
Melepas tatapan mata polos
Mencoba menagkap rahasia langit pagi, tapi selalu lolos

Mataku beralih ke kumpulan kencong
Merah muda
Merah
Ungu terong
Putih

Tanpa duri seperti pada mawar
Tidak angkuh seperti batang bougenvile
Tak semerbak seperti wangi melati
Tak anggun seperti rangkaian kamboja

Ada yang bertumpuk-tumpuk bersatu
Menambah kuat warna itu
Ada juga yang berbaur berpadu
Mencipta warna indah baru

1 komentar:

titi mengatakan...

Bagus puisinya...sederhana tapi dalam

Poskan Komentar

Harap memberi komentar yang sopan.

 
Rumah Sastra © 2009 | Diperkuat oleh Blogger | Disain oleh Matematika Anak Sekolah | RSS: Posting-Komentar